Puisi: Ketika Hati Ingin Berteduh

Puisi: Ketika Hati Ingin Berteduh

Ketika Hati Ingin Berteduh

Kala itu malam ingin meminang senja;

Sebuah Senyuman Pengetuk Pilu.

Membuatku sadar akan hati yang terlalu lama tanpa penghuni.

Fiksi, begitulah namanya.

Ingin aku bertanya tentang malang,

“Bolehkan aku menemui hatimu?”

Lalu aku menyamun di sudut arti sebuah pantas.

Membuatku sedih untuk mengenang,

Hatiku mati dibunuh sumpah.

Cinta itu pernah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *